Monday, November 18, 2019

Robert Moreno Sudah Pamitan ke Skuad Spanyol

Robert Moreno kabarnya sudah berpamitan kepada para pemain timnas Spanyol di tengah isu kembalinya Luis Enrique (Foto: GABRIEL BOUYS / AFP)

Madrid - Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) kabarnya ingin merekrut kembali Luis Enrique sebagai pelatih timnas. Robert Moreno yang kini menjabat pelatih sudah pamitan kepada para pemain.
Moreno diangkat sebagai pelatih Spanyol setelah Enrique mengundurkan diri pada Juni 2019. Moreno, yang sudah lama jadi asisten Enrique, dikontrak sampai akhir Piala Eropa 2020.

Kamu berasa jadi orang paling beruntung? ayo coba tes keberutunganmu di judi bola dan buktikan kalau kamu itu benar-benar The Lucky One!

Sejauh ini, Moreno sukses mengantar Spanyol lolos ke putaran final Piala Eropa 2020. Pada pertandingan terakhir kualifikasi, Selasa (19/11/2019) dini hari WIB, La Furia Roja menang 5-0 atas Rumania.


Namun belakangan muncul kabar yang menyebut kalau RFEF berniat untuk kembali mengangkat Enrique sebagai pelatih. Menurut Cope, RFEF sudah mengontak Enrique untuk melatih Spanyol di Piala Eropa 2020.

Mau produk yang kamu jual di promosiin artis dan influencer terkenal? coba cek di influencer marketing agency uk dijamin recommended, dan terpercaya!

Menurut laporan 
Marca, Moreno sudah diberi tahu kalau dia tidak akan lanjut sebagai pelatih sebelum pertandingan melawan Rumania. Suasana ruang ganti mendadak muram ketika Moreno menyampaikan kabar itu kepada para pemain.

Pria 42 tahun itu pun berterima kasih atas kerja keras para pemain dan mendoakan kesuksesan untuk Sergio Ramos dkk di Piala Eropa 2020. Moreno dan para pemain Spanyol kabarnya sampai menitikkan air mata.

Lagi cari mobil klasik ata keluaran baru dengan harga yang murah dan aman? coba ke lelang mobil adira jakarta

Tidak dalam kondisi yang baik, Moreno juga tak menggelar konferensi pers usai Spanyol menang atas Rumania. Dia terlihat terpukul saat meninggalkan stadion.

Pengumuman terkait Enrique kabarnya akan segera dilakukan dalam waktu dekat. RFEF akan menggelar konnferensi pers pada Selasa (19/11/2019) siang waktu setempat.

sumber : detik.com

Wednesday, October 30, 2019

4 Alasan Kenapa Arsenal Harus Memilih Jose Mourinho Sebagai Manager Barunya

Jose Mourinho - Arsene Wenger


Arsenal memutuskan berpisah dengan Arsene Wenger pada musim panas 2018 lalu. Posisinya kemudian digantikan oleh Unai Emery.
Kedatangan Emery disambut sangat antusias oleh para penggemar Arsenal. Sebab, manajer asal Spanyol itu meraih kesuksesan di Sevilla dan PSG.

Setelah lebih dari 18 bulan memimpin Arsenal, Emery sepertinya belum banyak membuat perbaikan di klub. The Gunners masih punya masalah yang sama termasuk pertahanan yang rapuh.

Kamu merasa beruntung? uji keberuntunganmu di taruhan bola dan buktikan!

Meski memiliki skuat yang mengesankan, Arsenal masih jauh untuk bisa bersaing dalam perebutan gelar Premier League. Mereka berada di posisi kelima dan tertinggal dari Leicester City dan Chelsea.
Penampilan Arsenal pada musim ini masih naik turun. Yang terbaru, mereka membuang keunggulan dua gol saat berhadapan dengan Crystal Palace di kandang.
Desakan agar Emery meninggalkan Arsenal sudah muncul di media sosial. Salah satu manajer top yang bisa menjadi suksesor Emery di Emirates adalah Jose Mourinho.
Berikut ini empat alasan Jose Mourinho adalah sosok yang sempurna untuk menggantikan Emery di Arsenal seperti dilansir Sportskeeda.

Pelatih dengan Mentalitas Juara


Tidak bisa dimungkiri kalau Jose Mourinho selalu memicu kontroversi ke mana pun ia pergi sebagai manajer. Kendati demikian, Mourinho selalu bisa menebusnya dengan trofi.
Dengan 25 gelar yang dimenangkan sepanjang karier kepelatihannya, Mourinho adalah salah satu manajer yang paling sukses dalam sejarah. Dia sepertinya merupakan jaminan bagi klub untuk meraih trofi.

Mau punya mobil klasik tapi dengan harga yang murah dan pastinya recommended? ya cuma di lelang mobil jakarta utara kamu bisa dapetin itu semua! tunggu apa lagi? langsung mampir aja!


Selama 15 tahun terakhir, Arsenal belum benar-benar berhasil mengakhiri puasa gelar mereka. Mereka hanya mampu meraih dua FA Cup dan sejak itu tidak ada lagi yang mampir ke Emirates.
Dilihat dari rekam jejaknya, Mourinho sudah terbukti bisa memenangkan gelar. Arsenal tengah kesulitan saat ini dan sebaiknya mengganti Emery dengen manajer yang sudah terbukti.

Pemain Arsenal Wajib Disiplinkan


Granit Xhaka mendapat cemoohan dari suporter Arsenal saat melawan Crystal Palace. Pemain Swiss itu bereaksi dengan menaruh tangannya di kuping seperti menantang para fans.
Xhaka tak menghampiri pelatih Unai Emery dan langsung berjalan ke terowongan pemain sembari melepas jerseynya. Tindakan yang dilakukan Xhaka itu mendapat banyak kritik dan itu dianggap tak pantas dilakukan seorang kapten.

Kamu tahu? Artis dan influencer terkenal bisa loh promosiin barang yang kamu jual! langsung aja coba di influencer marketing linkedin


Jose Mourinho sangat terkenal dengan kedisiplinannya sehingga bisa menjaga ketertiban di ruang ganti. Meski hal itu mungkin menyebabkan gejolak di Real Madrid dan Manchester United, tetapi Arsenal tidak memiliki sosok yang kuat di skuat mereka saat ini.
Pemain Arsenal membutuhkan cinta dan juga cambukan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Mourinho bisa membawa sesuatu yang tidak dimiliki ruang ganti Arsenal.

Mourinho Butuh Pembuktian


Tugas terakhir Jose Mourinho sebagai manajer bisa dibilang tidak sesuai dengan rencana. Meski mengeluarkan banyak uang di bursa transfer, Manchester United goyah di bawah asuhannya sehingga membuatnya dipecat Desember lalu.
Sebelum di MU, Mourinho juga dipecat oleh Chelsea. Serangkaian kegagalan itu membuat Mourinho dianggap sudah melewati masa jayanya sebagai manajer papan atas.
Tuduhan tidak lagi menjadi manajer elit pasti akan sangat mengganggu Mourinho. Dia pasti bertekad untuk kembali melatih untuk membungkam semua kritik.
Kesempatan itu bisa muncul dari Arsenal. Mourinho sangat suka tantangan dan kedatangan manajer Portugal itu pada akhirnya akan menguntungkan Arsenal.

Sosok Pelatih yang Jago Berstrategi

Dengan Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette, Arsenal punya lini serang yang menakutkan. Namun, pertahanan mereka masih tetap rapuh.
Tidak peduli seberapa kuat serangan mereka, Arsenal akan selalu dirugikan oleh rapuhnya pertahanan mereka. Masalah di lini belakang selalu menghambat The Gunners untuk meraih prestasi.
Dengan situasi seperti ini, keahlian Jose Mourinho akan sangat berguna bagi Arsenal. Pria berusia 56 tahun itu terbukti mahir dalam seni mengatur pertahanan.
Tim-tim asuhan Mourinho punya pertahanan yang bagus. Dan tidak bisa dipungkiri bahwa lini belakang Arsenal akan jauh lebih baik jika Mourinho mengambil alih kursi kepelatihan di Emirates.

sumber dari: Bola.net

Sunday, October 27, 2019

CETAK SEJARAH! EVOS ESPORTS REBUT JUARA MPL SEASON 4





Turnamen MPL Season empat, memang menjadi salah satu pertandingan yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta gim. Apalagi ketika mengetahui, kalau Grand Final MPL Season ini diisi oleh tim esports perkasa, EVOS dan RQQ.
Hebatnya, pada MPL Season empat ini, EVOS Esports berhasil merebut gelar juara satu dari RRQ. Mereka pun berhasil mencetak sejarah di MPL Season empat, dengan menjadi sang juara.
Lalu, bagaimana dengan pertandingannya? Apa yang membuat EVOS Esports tampil begitu perkasa sehingga RQQ harus menyerah? Simak saja yuk!

RRQ Pimpin Pertandingan di Babak Pertama

MPL Season 4


Pada babak pertama, RRQ dengan kekuatannya berhasil melumpuhkan EVOS Esports. Bahkan secara perlahan, RRQ bisa langsung merusak formasi dari tim yang didirikan pada Agustus 2016 lalu.
Bukan itu saja loh. RRQ bahkan bisa membuat EVOS Esports mau tidak mau mengikuti permainannya.
Hasilnya? RRQ pun keluar menjadi pemenang di babak pertama ini, dengan skor 1-0 dari EVOS Esports.
Kamu merasa beruntung? coba cek keberuntunganmu di judi bola dan akui keberuntunganmu!

EVOS Esports Balas Dendam di Babak Kedua

MPL Season 4
Di babak kedua, giliran EVOS Esports yang tampil perkasa. Babak ini pun menjadi ajang balas dendam EVOS kepada RQQ, akibat kekalahannya di pertandingan sebelumnya.
Walaupun begitu, EVOS Esports membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bisa meraih gelar kemenangan pada babak kedua ini. Skor pun menjadi 1-1.


Mau produk yang anda jual di primosikan artis dan influencer terkenal? langsung aja mampir ke sini influencer marketing examples

Babak Ketiga, EVOS Esports Mulai Percaya Diri


MPL Season 4

Pada babak ketiga ini, EVOS Esports sepertinya sudah menemukan formula jitu untuk mengalahkan lawannya. Pasalnya, dengan waktu yang tidak cukup lama, EVOS Esports sudah mampu memporak-porandakan RRQ.
Bahkan, pada menit ke-8, EVOS Esports sudah masuk ke wilayah di mana base utama RRQ berada. Tentu hal ini, membuat EVOS Esports semakin percaya diri untuk mengalahkan RRQ.
Hasilnya? EVOS Esports kembali menunjukkan keperkasaannya kepada RRQ, dengan skor 2-1.

EVOS Esports Libas Habis RRQ di Babak Terakhir

MPL Season 4
Dengan mengantongi dua skor dari RRQ, membuat EVOS Esports semakin bersemangat. Pasalnya, pada babak terakhir ini, EVOS semakin menunjukkan kekuatannya.
Mereka pun melibas habis RRQ pada babak terakhir ini, dan berhasil merebut skor menjadi 3-1.
Karena itulah, EVOS Esports berhasil mencetak sejarah dengan menjadi the camphion di MPL Season 4 ini, setelah berhasil membuat RRQ keok dengan skor 3-1.
sumber : ggwp.id

Thursday, October 10, 2019

Hasil Pertandingan Kualifikasi Euro 2020 : Belanda Menang Dramatis, Belgia Pesta 9 Gol

Belanda Hajar Irlandia Utara, Memphis Depay Cetak 2 Gol

Jakarta - Laga lanjutan Kualifikasi Euro 2020, yang berlangsung Jumat (11/10/2019) dini hari WIB, menghadirkan ragam proses. Belanda menjadi tim unggulan yang harus bersusah payah meraih kemenangan pada pertandingan Grup C Kualifikasi Euro 2020.
Selain Belanda, beberapa tim unggulan tak menemui hambatan. Belgia berpesta gol ke gawang San Marino. Sementara itu, Polandia menunjukkan posisi mereka sebagai tim papan atas ketika menekuk Latvia.
Pada pertandingan Belanda kontra Irlandia Utara, di Stadion De Kuip, Rotterdam, tuan rumah baru memastikan keunggulan pada menit-menit akhir. Dua gol dari Memphis Depay dan Luuk de Jong terjadi saat tambahan waktu babak kedua.
Mau punya mobil klasik atau keluaran baru dengan harga yang dibawah pasar dan dijamin recommended? langsung aja cek di situs lelang mobil jakarta
Sebelumnya, para pendukung Belanda dibuat ketar-ketir ketika Irlandia Utara unggul lebih dulu pada menit ke-75 melalui Josh Magennis. Lima menit berselang, Memphis Depay membuat publik Belanda senang.
Pada semenit injury time babak kedua, fans tuan rumah bersorak gembira ketika Luuk de Jong mencatatkan namanya di papan skor. Aksi Memphis Depay pada menit ke-94 memastikan tiga angka bagi Belanda.
Raihan maksimal Belanda membuat persaingan di Grup C semakin ketat. Kini, ada tiga tim yang memiliki poin sama, yakni Belanda, Jerman dan Irlandia Utara. Artinya, dua pertandingan terakhir akan menjadi penentuan siapa yang berhak lolos langsung dari Kualifikasi Euro 2020.

taruhan bola terpercaya nih gan! langsung aja cek gan

Belgia Lesakkan 9 Gol

Jika Belanda harus 'ngos-ngosan' meraih kemenangan, hal berbeda terjadi di negara tetangga mereka, Belgia. Berlaga di King Baudouin Stadium, Brussels, Belgia melesakkan 9 gol ke gawang San Marino, pada laga lanjutan Grup I Kualifikasi Euro 2020.
Pesta gol Belgia berasal dari aksi Romelu Lukaku (28', 41'), Nacer Chadli (31'), Cristian Brolli (35' OG), Toby Alderweireld (43'), Youri Tielemans (45'+1'), Christian Benteke (79'), Yari Verschaeren (84' PEN) dan Timothy Castagne (90'). Hasil tersebut membuat Belgia memastikan diri lolos ke babak berikutnya, karena peringkat tiga, yakni Siprus (10 poin) tak mungkin mengejar perolehan angka Belgia (21).
Tim unggulan yang juga meraih kemenangan adalah Polandia. Berlaga pada lanjutan pertandingan Grup G Kualifikasi Euro 2020, Polandia menjadi raja di markas Latvia, Stadion Daugava, Riga. Robert Lewandowski menjadi pahlawan bagi tim tamu setelah mencetak hattric pada menit ke-9', 13' dan 76'.

Mau produk yang anda jual di promosikan artis terkenal? langsung aja cek di influencer marketing fashion

Hasil Pertandingan

Berikut ini hasil pertandingan Kualifikasi Euro 2020 :
Belarusia 0 - 0 Estonia
Gol : -
Belanda 3 - 1 Irlandia Utara
Gol : Memphis Depay (80', 90'+4'), Luuk de Jong (90'+1') ; Josh Magennis (75')
Kroasia 3 - 0 Hungaria
Gol : Luka Modric (5'), Bruno Petkovic (24', 42')
Slovakia 1 - 1 Wales
Gol: Juraj Kucka (53') ; Kieffer Moore (25')
Austria 3 - 1 Israel
Gol: Valentino Lazaro (41'), Martin Hinteregger (56'), Marcel Sabitzer (88') ; Eran Zahavi (34')
Macedonia Utara 2 - 1 Slovenia
Gol: Eljif Elmas (50', 68') ; Josip Ilicic (90'+5' PEN)
Latvia 0 - 3 Polandia
Gol: Robert Lewandowski (9', 13', 76')
Kazakhstan 1 - 2 Siprus
Gol: Temirlan Erlanov (34') ; Pieros Soteriou (73'), Nicholas Ioannou (84')
Belgia 9 - 0 San Marino
Gol: Romelu Lukaku (28', 41'), Nacer Chadli (31'), Cristian Brolli (35' OG), Toby Alderweireld (43'), Youri Tielemans (45'+1'), Christian Benteke (79'), Yari Verschaeren (84' PEN), Timothy Castagne (90')
Rusia 4 - 0 Skotlandia
Gol : Artem Dzyuba (57', 70'), Magomed Ozdoev (60'), Aleksandr Golovin (84')

source : bola.com

Monday, September 23, 2019

BJ Habibie Pernah Tergelitik Lihat Permainan Sepak Bola

BJ Habibie Pernah Tergelitik Lihat Permainan Sepak Bola BJ Habibie pernah tergelitik lihat permainan sepak bola. (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mendiang BJ Habibie pernah mengungkapkan tidak terlalu menguasai dan mengikuti perkembangan sepak bola.

Saat wawancara dengan CNNIndonesia.com di kediamannya di Kuningan pada April 2016, Habibie mengakui sepak bola bukan merupakan olahraga yang begitu dia gandrungi.

artis bisa promiin barang kamu lohh!!! langsung aja cek di an influencer marketing company
Habibie bahkan tak malu-malu mengakui cukup tergelitik melihat satu bola harus diperebutkan 22 pemain di atas lapangan.


"Jika semuanya terserah saya, ya saya kasih saja bola ke setiap pemain daripada semua pemain saling rebutan satu bola," ujar BJ Habibie sambil tersenyum.

Habibie saat mengundang Indra Sjafri dan pengurus Bali United. (Habibie saat mengundang Indra Sjafri dan pengurus Bali United. (Foto: CNN Indonesia/Martinus Adinata)
Meski demikian, dia mengakui sepak bola menjadi enak ditonton lantaran permainan sepak bola yang dilakukan secara tim, bukan individu. Dia juga menilai kehebatan pemain macam Cristiano Ronaldo bukan apa-apa tanpa dilakukan secara kolektif.

judi bola terpecaya

"Main sepak bola itu bukan olahraga perorangan melainkan olahraga tim. Tak bisa kita bilang semua yang di lapangan itu hasil karyanya Ronaldo," ujar BJ Habibie waktu itu.
Dalam kesempatan itu, Habibie sempat berfilosofi soal kehidupan dengan sepak bola.

"Jiwa, roh, batin, hati nurani, dan akhlak, lima hal itu diberikan kepada manusia. Kelima hal itu harus dipelihara dengan baik karena merupakan pemberian dari Tuhan yang Maha Esa," ujar BJ Habibie.

"Olahraga adalah salah satu cara meningkatkan kualitas kelima hal tersebut."

Meski tak terlalu mengidolakan sepak bola, Habibie mengaku bangga salah satu cucunya pernah ikut seleksi di Timnas Indonesia U-19 dan sempat bergabung dengan Bali United. Habibie pernah mengundang pengurus Bali United dan Indra Sjafrie yang menjadi pelatih waktu itu di kediamannya di Kuningan pada April 2016.

BJ Habibie tutup usia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9) pada pukul 18.05 WIB. Habibie meninggal dunia pada usia 83 tahun. (bac/sry)